Meta Tag: Mengapa Penting Untuk SEO?

Jika ada sebuah informasi yang tak nampak di permukaan tetapi sangat penting bagi tampilan sebuah web dan SEO, maka itu adalah Meta Tag.

Kali ini kita akan membahas seluruh hal mengenai Meta Tag, terutama bagi Anda pengguna WordPress.

Mulai dari pengertian, cara setting, hingga plugins rekomendasi yang dapat Anda gunakan untuk membuatnya secara mudah dan gratis.

Let’s start.

Note: artikel ini merupakan lanjutan dari seri WP Plugins wajib untuk SEO, silahkan simak daftarnya jika Anda belum membaca:

Apa itu Meta Tag?

Meta tag adalah sebuah snippet tekstual dalam format HTML/XHTML yang berisi data informasi dari sebuah URL. Data tersebut menjelaskan tentang konten yang dimiliki oleh sebuah laman website yang akan dibaca oleh pihak ketiga yang memiliki kepentingan seperti Google dan Facebook.

Sejatinya, meta tag tidak nampak di permukaan, melainkan berada dalam kode <head> sehingga kerap diabaikan karena tidak berdampak langsung bagi penampilan luar sebuah laman website.

Padahal fungsinya sangat penting.

Untuk melihat Meta Tag sebuah laman, kita dapat mengintipnya melalui source code, yakni dengan klik kanan dan pilih “View Source Code”:

Berikut tampilan Meta Tag dalam baris kode sebuah laman website:

Tentu saja, meski terlihat cukup ribet, kita tidak perlu memasukkan baris-baris kode tersebut diatas secara manual ke laman website milik kita karena jika Anda menggunakan WordPress, maka semuanya dapat dilakukan dengan mudah menggunakan bantuan plugins yang akan kita bahas sebentar lagi.

Tapi sebelum itu, mari terlebih dahulu kita ulas elemen mana saja dari Meta Tag yang penting untuk dibuat.

Elemen Dalam Meta Tag

Secara umum, ada banyak sekali elemen Meta Tag yang tersedia. Tak semuanya penting dan relevan dengan kondisi saat ini

Bagi Google, hanya ada 3 Meta Tags yang penting dan dominan, yakni:

  1. Meta title – tag berisi judul yang dilihat oleh mesin pencari.
  2. Meta description – tag berisi deskripsi singkat dari sebuah laman web. Dalam berbagai kondisi, diskripsi ini digunakan oleh Google untuk snippet di hasil pencarian.
  3. Meta robots – tag berisi petunjuk tentang bagaimana sebuah laman web ingin di index (crawl) oleh mesin pencari. Beberapa instruksi robots yang populer adalah index, noindex, follow, nofollow.

Sementara itu, untuk Open Graph Meta Tag, berikut yang penting:

  1. Meta property=og:title – tag berisi judul yang dilihat oleh Facebook.
  2. Meta property=og:description – tag berisi deskripsi yang dilihat oleh Facebook.
  3. Meta property=og:image – tag berisi gambar yang dilihat oleh Facebook.

Di bagian selanjutnya, saya akan menunjukkan kepada Anda hubungan antara ketiga Open Graph Meta Tag dengan SEO dan bagaimana cara untuk membuatnya.

Meta Tag Untuk SEO

Melalui laman resminya disini, Google mengatakan apabila menyertakan Meta Tags pada level halaman (page-level) merupakan cara yang baik bagi pemilik website untuk memberikan informasi mengenai konten yang dimilikinya kepada Google. Ini menunjukkan jika Meta Tag merupakan hal yang krusial dalam SEO.

Sekali lagi, 3 elemen terpenting bagi Google adalah:

  • Meta title
  • Meta description
  • Meta robots
Note: Anda dapat membuat serta mengatur ketiganya dengan mudah menggunakan plugins All In One SEO Pack sebagaimana yang sudah kita bahas mendetail sebelumnya disini.

Nah.

Pada post kali ini kita akan membahas bagaimana cara untuk membuat Meta Tags untuk Open Graph Protocol yang memungkinkan sebuah laman tampil untuk maksimal saat di share melalui Facebook. Dengan menyetting Open Graph Meta Tag ke dalam laman milik kita, maka kita dapat menentukan bagaimana link tersebut tampil di Facebook.

Meski tidak berhubungan langsung dengan SEO, Open Graph Meta Tags terbilang cukup penting di masa kini. Alasannya karena Social signal memberikan dampak signifikan bagi SEO dimana di media sosial, tampilan merupakan hal yang utama.

Juga penting bagi Anda yang ingin melakukan boost post / promosi menggunakan Facebook Ads.

WP Plugins Untuk Membuat Open Graph Meta Tag

Untuk mengatur Open Graph Meta Tags, Anda dapat menggunakan WP Plugins Gratisan populer yang ramah digunakan:

Meta Tag Manager.

Setelah plugins diinstal dan diaktivasi, maka Anda akan melihat opsi pengaturan di bagian bawah setiap kali membuat posting baru:

Selanjutnya, klik tombol “Add Meta Tag” dan pilih serta setup 3 meta tag berikut:

  • Tag Type: Property, Value: og:Title, Content Attribute: masukkan judul konten Anda. Ini akan muncul sebagai title saat link di share di Facebook.
  • Tag Type: Property, Value: og:Description, Content Attribute: masukkan deskripsi singkat konten Anda. Ini akan muncul sebagai deskripsi saat link di share di Facebook.
  • Tag Type: Propery, Value: og:Image, Content Attribute: masukkan url image konten Anda. Image sebelumnya dapat Anda upload terlebih dahulu melalui menu “Media” dan copy Url-nya. Ukuran yang direkomendasikan adalah 1200 x 628 pixel dengan format PNG.

Setelah post di update, maka Anda dapat melakukan pengecekan dengan membuka laman Open Graph Object Debugger disini.

  • Masukkan URL web Anda, kemudian klik “Show existing scrape information”. Biasanya Facebook akan secara otomatis memindai laman web dan menampilkan data yang ada.
  • Jika tampilan masih belum sesuai dengan setting yang Anda lakukan, maka Anda dapat klik tombol “Fetch new scrape information”. Tombol ini akan memaksa Facebook untuk memindai ulang url yang Anda masukkan untuk menampilkan data yang paling baru.
  • Setelah itu Anda dapat klik kembali tombol “Show existing scrape information” guna memastikan tampilan real time laman website Anda.
  • Apabila tampilan masih tidak sesuai dengan setting yang Anda buat, silahkan periksa kembali pengaturan meta tag yang telah Anda lakukan sebelumnya.

Selain digunakan pada level laman (page-level), Meta Tag Manager juga dapat digunakan untuk pengaturan Open Graph website secara global, yakni tampilan yang muncul saat URL utama (homepage) Anda dibagikan di Facebook.

Pengaturan ini dapat Anda temukan di bagian Settings > Meta Tag Manager.

Pastikan untuk melakukan debug setiap kali selesai mengatur Tags via Meta Tag Manager.

Kesimpulan

Dengan mengatur Open Graph Meta Tag, maka kita dapat membuat tampilan sesuai yang kita inginkan di Facebook. Semakin baik tampilannya, semakin tinggi CTR nya, semakin bagus dampaknya bagi sebuah konten dan SEO jangka panjang.

Alih-alih terlihat seperti ini:

Konten Anda dapat terlihat seperti ini:

Sekarang Anda sudah tahu caranya.

 

telegram

Semoga bermanfaat,
RA

Popular Posts

Post Terbaru

Kategori

Rianto Astono Written by: