Jasa PBN, Yakin Butuh?

J

Banyak orang mencari jasa PBN (Private Blog Network) untuk meningkatkan rank websitenya di hasil pencarian Google. Mereka percaya jika PBN merupakan cara yang paling ampuh untuk melakukan Off Page SEO.

Tapi apakah memang begitu? Belum tentu.

Mari kita bahas.

Untuk mendapatkan backlink, paling mudah memang dengan membelinya. Tapi salah memilih, bisa bikin cilaka.

Oleh sebab itu, ada banyak sekali pemilik web yang kemudian menimbang-nimbang jasa backlinks berdasarkan kualitas dan harganya. Semakin sulit, semakin wah, semakin mahal, semakin bagus kita menganggapnya.

Lantas PBN jadi pilihan yang amat sexy.

Sebab membuatnya sendiri bukanlah hal yang mudah karena membutuhkan biaya yang tak sedikit serta menuntut ketrampilan setup blog yang mumpuni. Sementara dengan membeli, tinggal bayar, langsung tahu beres.

Hanya masalahnya, tak semua PBN sebagus sebagaimana janji manis penjualnya. Dan tentu saja, yang harganya murah sudah pasti tidak masuk akal sehingga harus keluar dari pilihan kita.

Sekarang tersisa hanya pilihan-pilihan yang mahal sahaja.

Sebelum saya memberikan opini tentang bagaimana cara untuk memilihnya dan apakah PBN memang Anda perlukan, mari saya jelaskan terlebih dahulu apa itu PBN dan bagaimana jasa PBN bermula.

PBN (Private Blog Network)

Sekelompok orang jenius bin cerdas bin iseng yang banyak akal, suatu ketika mendapati kenyataan bahwa domain-domain dengan backlinks yang berasal dari web dengan otoritas yang sangat kuat (seperti Wikipedia, CNN, HUffingtonpost, dan sejenisnya) ternyata dapat mereka miliki karena secara sengaja maupun tidak, telah ditinggalkan oleh pemilik lamanya.

Lantas mereka berpikir, bagaimana jika mereka membeli domain-domain tersebut, membangunnya sehingga nampak alami kemudian mengalirkan link juice yang dimilikinya ke web-web yang mereka punya?

Hasilnya mantap betul.

Dalam tempo yang tak begitu lama, jus link yang lezat itu mengalir ke web mereka seraya memberikan sinyal yang begitu kuat kepada Google untuk menaikkan rank web di laman hasil pencarian.

Dan karena domain berotoritas tinggi yang tersedia itu langka, susah ditemukan dan dibuat serta membutuhkan biaya yang besar, maka cara ini cukup langgeng dan bebas saturated (jenuh) bahkan hingga hari ini. Alasannya: tak semua orang bisa melakukannya sehingga ini jadi metode yang cukup ekslusif.

Namun sekelompok orang ber otak bisnis berhati malaikat kemudian muncul dengan sebuah ide: Bagaimana jika kami membantu orang-orang yang tak mampu membuat PBN dengan menghadirkan jasa PBN saja.

Dari satu penjual, kemudian menular ke penjual jasa yang lain.

Dari yang harganya mahal, sampai ke yang obral.

Dari yang limited edition, hingga salome. Satu PBN dipakai ramai-ramai. Group PBN, arisan PBN atau apalah namanya.

Lantas PBN berubah jadi pasaran. Dan kampungan.

Menghilangkan nafsu bagi orang-orang yang paham bagaimana high quality backlinks seharusnya bekerja.

Memakai Jasa PBN

Lalu pertanyaannya: Apakah Anda memang membutuhkan jasa PBN? Yakin?

Jawabannya ya jika Anda tidak dapat membuatnya sendiri.

Tentu saja, selama itu memenuhi beberapa syarat berikut:

  • Web berbahasa Inggris dengan tingkat kompetisi medium to high.
  • Jasa PBN harus yang betul-betul private dengan pembatasan penggunaan per domain.
  • Bukan jasa yang ada di marketplace mainstream seperti Fiverr, seoclerk, forum-forum lokal, dan sejenisnya.
  • Disediakan oleh penyelenggara yang betul-betul kredibel dan terpercaya.

Artinya, Anda tidak membutuhkan PBN atau jasa PBN apabila:

  • Web Anda berbahasa Indonesia. Apa pun keywordnya, apa pun levelnya, PBN tidak diperlukan. Sebab high authority dari PBN adalah selalu web berbahasa Inggris.
  • Anda tidak memiliki budget yang besar untuk menggunakan jasa PBN. Orang pelit yang pakai PBN hanya akan setor duit tanpa hasil. Orang miskin? PBN bukan levelnya.
  • Anda tidak punya cara untuk menemukan jasa PBN yang bagus tetapi tersembunyi sehingga tak banyak orang yang tahu.

Apabila kondisi tersebut yang terjadi, alih-alih memaksakan diri untuk menggunakan jasa PBN–habisin uang dan nanggung–Anda toh masih bisa mengusahakan jalan lain untuk optimasi off page web Anda.

Beberapa pilihan yang tak kalah oke dibandingkan PBN:

Dan tentu saja, jangan pernah melupakan jargon “content is king”. Sebab sebaik apa pun PBN nya, atau optimasi off page lain yang Anda lakukan, jika kontennya buruk, maka lonjakan ranking (jika itu terjadi) hanya akan bersifat sementara. Seiring waktu berjalan, dijamin posisi web akan terperosok lagi jauh dibelakang hasil pencarian.

Dengan demikian, jika Anda memang ingin menggunakan jasa PBN, memiliki budgetnya, menemukan yang tepat, maka perhatikan konten yang Anda miliki terlebih dahulu agar usaha dan uang yang Anda keluarkan tak sia-sia.

  • Perhatikan konten, headline, kalimat pembuka dan panjangnya (minimum 1500 kata).
  • Perhatikan kecepatan loading laman web Anda.
  • Perhatikan tampilan, warna, jenis font dan penampilannya.

Ketiga poin diatas berguna untuk menjaga bounce rate saat visitor mulai masuk ke dalam laman web Anda. Semakin rendah bounce rate nya berarti semakin betah orang berada di dalamnya untuk membaca, maka semakin bagus web Anda.

Kombinasi antara konten yang baik, web yang ngebut dan PBN berkualitas tinggi inilah yang akan menghasilkan $$ untuk Anda.

Jika salah satunya bermasalah, semua akan sia-sia.

Kesimpulan

Sekarang mari kita ulangi kembali pertanyaannya: apakah kita membutuhkan jasa PBN? Yakin?

Menurut saya sendiri: tidak.

Dari berbagai tes dan eksperimen yang saya lakukan selama ini, PBN tidak terlalu banyak berperan dalam bisnis saya yang mayoritas menggunakan SEO sebagai strategi untuk meraup traffic.

Tantangan, investasi dan risiko yang ada tak sebanding dengan hasilnya.

Saya adalah pemain SEO konservatif. Dan karena itulah saya bisa bertahan hingga lebih dari 10 tahun dengan teknik ini tanpa banyak mengalami perubahan.

Bagi saya, daripada susah-susah bersaing dengan web-web besar untuk kata-kata kunci yang susahnya minta ampun, saya lebih memilih untuk bermain di kata-kata kunci yang jauh lebih mudah dimenangkan hanya dengan modal konten yang baik, bahkan tanpa backlink sama sekali untuk bisa nongol di laman pertama tanpa perlu menunggu lama.

Demikianlah saya selalu mengatakan, investasi waktu yang selalu memberikan hasil terbaik dan berkali lipat dalam SEO tak lain dan tak bukan adalah riset keyword.

Bukan PBN. Apalagi yang ecek-ecek.

 

telegram

Semoga bermanfaat,
RA

About the author

Rianto Astono

an author, book obsessive, writing enthusiast, associate, blogger. Internet marketer since 2004.

Get in touch

Please send your email directly to rianto@gaptex.com or follow me via social channels below:

Hi!

Mau dapat strategi marketing online terbaru?

Pasti mau!

Saya sudah jago

Pebisnis Online!

Dapatkan artikel seputar bisnis online langsung ke email Anda. GRATIS.

Masukkan Email Anda

Terima Kasih

Email Anda berhasil didaftarkan