Tutorial Setup WordPress di Google Cloud Platform [FREE $300]

Google, mbahmu dan mbahku, punya penawaran menarik: GRATIS $300 untuk penggunaan Google Cloud Platform selama 365 hari penuh.

Pada post kali ini, saya akan membahas 2 macam hal mengenainya, yakni:
– Sekilas tentang GCP dan cara klaim $300
– Step by step tutorial cara setup wordpress di GCP menggunakan ServerPilot

Demikianlah post ini akan cukup panjang, perlu dibaca berulang-ulang dan digunakan sambil action. Maka, SHARE lah supaya tidak tercecer dan bermanfaat bagi banyak orang. Tak share, tak boleh baca ^_^

Google Cloud Platform

Jika kau kepingin tahu siapa kompetitor Google sebenarnya, maka dialah Amazon. Jadi tak heran setelah Amazon sukses besar dengan AWS (Amazon Web Services) bertahun-tahun sebelumnya (padahal Amazon adalah portal belanja), Google pun mengeluarkan Google Cloud Platform (padahal Google adalah search engine).

Selain menyerupai dari sisi layanan, penawaran yang diberikan Google setali tiga uang dengan yang juga diberikan oleh AWS, yaitu Gratis digunakan selama 12 bulan. Hanya bedanya, Google menyertakan $300 secara cuma-cuma sehingga selama kita dapat memanage budget dengan baik, tahun pertama penggunaan GCP akan betul-betul berbiaya 0.

Tentu saja, ada banyak sekali produk dari Google Cloud Platform yang disediakan sebagaimana yang juga terdapat di AWS. Namun pada posting ini kita hanya akan fokus pada Google Compute Engine yang memungkinkan untuk melakukan hosting website kita. Produk ini setara dengan Amazon EC2, Azure Virtual Machines (by Microsoft) dan VPS pada umumnya.

Cara Klaim $300 GCP

Tanpa persyaratan apa pun, kita dapat memperoleh $300 secara cuma-cuma dengan mendaftarkan diri ke Google Cloud Platform. Tentu kita diminta untuk memasukkan data pembayaran sebagai persyaratan pembuatan akun (hanya sebagai prasyarat dan tidak akan dicharge). Tapi jangan kuatir sebab jika Anda belum memiliki kartu kredit, Anda dapat menggunakan VCC dari Jenius dan sejenisnya.

Jika kau kepingin tau caranya riset keyword yang baik dan benar, baca disini.

Link menuju GCP silahkan ke: https://cloud.google.com

Detail mengenai Jenius (juga info seputar Black Friday & Cyber Monday ) sudah saya ulas di group Telegram yang bisa Anda ikuti disini: t.me/blackfridayra

Maka sampai disini, saya anggap Anda sudah memiliki akun GCP dengan kredit $300 di dalamnya dan siap untuk digunakan.

Tutorial Setup WordPress di GCP dengan Serverpilot

Supaya mudah, saya akan menjelaskannya dalam 6 langkah mudah secara runut:

1. Siapkan domain.

Ya tentu saja, Anda butuh nama domain.

Jika belum punya, belilah domain yang akan digunakan untuk website yang akan dibuat. Anda selalu dapat memilih domain yang lebih murah ($0.99-1.99) untuk kebutuhan belajar (ekstensi .pro, .life, .today, .space, dll). Rekomendasi registrar langganan saya adalah Name.com

2. Create Engine

Masuk ke GCP dan pilih menu Compute Engine > VM Instances

3. Kostumisasi Engine

Jika sudah, klik “create instance” dan isilah data yang diminta.

Catatan:
– Perhatikan kotak merah pada gambar diatas. Itu adalah biaya setiap bulan. Untuk dapat menggunakan GCP secara gratis setahun penuh, pastikan nilainya tak lebih jauh dari $300 : 12 bulan = $25. Dan untuk memaksimalkan penggunaan saldo gratis $300, pastikan nilainya tak kurang jauh dari $25.
– Isilah nama instance sesuai keinginan. Pilih ZONE berdasarkan target traffic pengunjung. Untuk traffic Indonesia, Anda dapat memilih asiasoutheast1-a atau b. Sementara untuk traffic luar negri, silahkan pilih zone US atau yg posisinya lebih dekat dengan target pengunjung.
– Pada Machine Type, pilihlah 1 vCPU. Sementara memory, silahkan set ke 2GB saja. Dengan spesifikasi seperti ini, Anda akan mendapatkan server yang sudah sangat kencang yang mampu menghost banyak sekali website dengan sedikit pengunjung atau sedikit website yang punya traffic tinggi. Silahkan sesuaikan spesifikasi menurut kebutuhan masing-masing.
– Pada bootdisk, pilih Ubuntu-1604-LTS dan Boot disk type SSD berukuran minimal 10GB dengan klik menu Change.
– Centang keduanya: Allow HTTP traffic dan Allow HTTPS traffic pada menu Firewalls.

– Abaikan menu lainnya jika tidak paham. Jika sudah, klik CREATE. Dalam hitungan menit, instance sudah jadi dan siap untuk disetup lebih lanjut.

*Pada contoh kasus server dengan spec diatas, maka kita akan memperoleh harga $27.14 untuk server southeastasia dan $23.20 untuk server usa.

4. Domain-GCP Connecting

Selanjutnya, kita akan menghubungkan antara domain dengan instance yang dibuat pada step sebelumnya via menu Cloud DNS di Google Console.

– Copy ip address dari instance Anda.

– Pilih menu Cloud DNS

– Pilih Create Zone

*Nama zone bebas, dns zone adalah namadomain.com, dan biarkan kolom yang lain tanpa diubah. Klik Create.

– Setelah itu, klik nama zone yang baru dibuat, lalu klik add record set.

Create 2 record baru, seperti gambar berikut:

– Jika sudah, klik menu registrar setup yang ada di kanan atas untuk melihat nameserver. Nameserver inilah yang akan Anda set di registrar untuk domain yang akan digunakan.

5. Serverpilot-Instance Connecting

Langkah berikutnya akan menggunakan Serverpilot. Jika belum punya akun di Serverpilot, silahkan buat dulu secara gratis disini > serverpilot.io

Step ini agak teknikal. Tapi seharusnya mudah diikuti karena saya akan memandunya sedetail mungkin.

– Masuklah ke Serverpilot, pilih menu connect server:

– Centang pilihan “I don’t have a root password or public IP address. (Requires manual install.)”. Kemudian isi Hostname dan password sesuai keingin dan klik Connect to Serverpilot.

– Copy baris kode yang muncul.

– Selanjutnya, kembali ke VM Instances di Google Console Anda dan klik tombol SSH.

– Secara otomatis, akan terbuka jendela baru. Tunggu hingga proses connecting selesai sehingga muncul layar berwarna hitam.

– Masuklah sebagai root dengan mengetik sudo su, dan pencet enter.

– Kemudian masukkan baris kode yang sebelumnya sudah dicopy dari serverpilot dengan menekan tombol ctrl+v, dan pencet enter. Secara otomatis baris kode tersebut akan menginstall semua yg dibutuhkan.

– Secara otomatis pula, tampilan di serverpilot akan memperlihatkan jika script sedang terinstall. Biarkan proses ini berlangsung hingga selesai sempurna dalam waktu beberapa menit.

– Proses selesai dan dinyatakan berhasil jika Anda sudah melihat tampilan seperti ini di layar

Sekarang Anda boleh menutup jendela SSH di komputer Anda karena kita sudah selesai berurusan dengannya.

6. Setup WordPress

Setelah melewati seluruh langkah diatas, tibalah saatnya untuk setup wordpress. Step ini terbilang mudah dan berlangsung sangat cepat.

– Pilih menu +Create App di Serverpilot

– Selanjutnya masukkan detail yang diminta. Pastikan Anda mengisinya dengan benar. Jika sudah, klik create app.


– Selesai! Seharusnya kini Anda sudah bisa melihat wordpress terinstall di domain Anda. Silahkan akses alamat domain Anda melalui browser.

Catatan penutup

– Terkadang dibutuhkan waktu propagasi yang cukup lama sebelum domain dan server terkoneksi sempurna. Jika Anda tidak melihat wordpress setelah melakukan instalasi, tunggulah hingga 24-48 jam ke depan. Apabila selepas 48 jam masih juga belum muncul, maka pasti ada proses yang keliru Anda lakukan.
– Sebuah instance dapat digunakan untuk menghost hingga unlimited website. Caranya hanya dengan mengulangi langkah 1, 4 dan 6 saja untuk setiap domain baru. Batasan yang Anda miliki adalah storage dan kekuatan ram server.
– Sebagaimana VPS, hosting menggunakan GCP akan sangat ngebut, apalgi jika dibandingkan dengan shared hosting.
– Secara prinsip, harga GCP terbilang cukup kompetitif sehingga layak Anda perhitungkan untuk digunakan dalam jangka panjang.
– Biaya pemakaian setelah kredit $300 habis adalah sesuai dengan biaya per bulan yang diinformasikan ketika Anda membuat sebuah instances.
– Jika memang merasa tarifnya terlalu mahal, GCP masih sangat cocok bagi Anda yang sedang belajar wordpress atau yang memiliki website untuk kebutuhan jangka pendek seperti wallpaper blog, agc dan lain sebagainya.
– Ketika masa penggunaan atau kredit habis, Anda selalu punya opsi untuk melakukan migrasi ke hosting lain yang lebih terjangkau. Paling tidak, Anda sudah menang pakai 1 tahun gratis.
– Penekanan tutorial ini bukan pada gratisannya sebab saya tidak pernah ingin Anda punya mental seperti itu, melainkan pada proses belajar dan bagaimana memanfaatkan sumberdaya yang tersedia secara percuma agar tidak terlewat sia-sia begitu saja.

 

 

telegram

Semoga bermanfaat,
RA

Recent Posts

Categories

Written by:

19 Comments

  1. Trian Ferianto
    November 16, 2017
    Reply

    Mantap ini tutorialnya. Terima kasih Om….

    Siap praktek!

  2. Thohir Wijaya
    November 16, 2017
    Reply

    Thank you so much om. Sangat membantu nih….

  3. Khaerul zafi
    November 16, 2017
    Reply

    Sayangnya google cloud menutup port outgoing email. Jadi harus pakai pihak ketiga untuk kirim email. Saya pakai zoho free juga, hanya perlu setting smtp & mx domain

  4. bams
    November 16, 2017
    Reply

    1 compute engine bisa untuk berapa VM mas?
    kemudian biayar $25 itu per computer engine atau per VM?
    kalo per VM, berarti $25 untuk 1 domain? bener gitu

    • Rianto Astono
      December 24, 2017
      Reply

      Salah. 1 engine bisa untuk unlimited domain. Per VM bisa untuk unlimited domain.

  5. Susanto
    November 16, 2017
    Reply

    Spek diatas untuk host 10 online shop dgn masing2 trafik 10.000 visitor per bln cukup ga kang ?
    terimakasih

    • Rianto Astono
      December 24, 2017
      Reply

      Harusnya masih cukup ^_^

  6. Vicky
    November 16, 2017
    Reply

    halo mas,
    Kalau gagal konek SSHnya kenapa ya?
    Begitu mau connect, nunggu lama, lalu keluar tulisan :
    “An error occurred while connecting with the SSH Server. Check the server and the network configuration.”

    Trims

    • Rianto Astono
      December 24, 2017
      Reply

      Biasanya cuma butuh waktu aja. Ditunggu sebentar dan dicoba lagi, harusnya lancar.

  7. Satruk
    November 16, 2017
    Reply

    Saya salut dengan Om Rianto Astono yang rela meluangkan waktunya untuk menulis artikel-artikel yang bermanfaat. Terimakasih banyak Om 😀

  8. Yusran Yunus
    November 18, 2017
    Reply

    Om mau nanya utk langkah 4 bagian nameserver registrar apakah nameserver ini yg dicopy di nameserver domain kita tanpa perlu membuat lg dns management di domain kt. Mksh om tutornya sangat bermanfaat.

    • Rianto Astono
      December 24, 2017
      Reply

      Itu diset ke nameserver domain yg ingin dogunakan seperti biasa aja. DNS management sudah lain cerita.

  9. Andra
    November 18, 2017
    Reply

    Saya mencoba menghost beberapa domain, namun saat mencoba domain ke-2 sudah error. Kira-kira salah dimana ya?

    • Rianto Astono
      December 24, 2017
      Reply

      Salahnya tidak mengikuti step diatas secara runut. Kalau teliti dan perlahan, pasti lancar ^_^

  10. Eko Nofianto
    November 28, 2017
    Reply

    Mas pas create record IP address yg di ia yang internal atau external. Kali aku liat tutor di YouTube pas create record yg ke 2 kok di isi CNAME ya.

    • Rianto Astono
      December 24, 2017
      Reply

      Intinya sama aja. Cuma beda cara.

  11. Bagas
    December 19, 2017
    Reply

    yang alibaba ada gratis juga mas, dibahas bagus juga sepertinya 🙂

    • Rianto Astono
      December 24, 2017
      Reply

      Alibaba gratisnya nanggung ^_^

  12. jakapitana
    April 27, 2018
    Reply

    gan..pas create record IP address yg di ia yang internal atau external di isinya ?
    makasih gan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − six =