fbpx

Cara Menulis Konten Berkualitas Untuk SEO

C

Jika Anda sudah punya keyword dan judul, tiba saatnya untuk membuat KONTEN.

Pada artikel kali ini, Anda dapat menemukan bagaimana cara untuk menulis konten yang baik dan berkualitas untuk SEO supaya mampu bertengger di pejwan Google secara lebih mudah.

Mari kita mulai dengan introduksi.

INTRODUKSI

Bagi sebuah konten, apa pun itu, introduksi atau bagian awal atau paragraph pertama akan menentukan nasib selanjutnya.

Tidak. Saya tidak mengatakan jika Anda harus menyertakan kutipan yang keren, puisi yang indah atau jargon yang mengundang decak kagum di awal, dengan maksud untuk menyimpan manfaat dari konten tersebut di akhir konten supaya lebih menohok dan mengagetkan.

Justru sebaliknya.

Langkah pertama untuk membuat konten yang ramah dengan mesin pencari (dan manusia) adalah dengan menyebutkan manfaat yang akan mereka peroleh jika mereka membacanya hingga selesai.

Pada prinsipnya, setiap pencarian adalah masalah.

Dan orang mencari sesuatu melalui mesin pencari untuk menemukan jawabannya.

Maka cara paling efektif untuk menghadirkan “manfaat” adalah dengan menceritakan masalah dan menjadikan konten yang Anda miliki sebagai solusinya. Lalu suguhkan menjadi sebuah introduksi yang compact dan ringkas di paragraph pertama dengan tak lupa menyertakan kata kunci yang tercampur secara alami.

Bahasa jawanya:  be compact and concise with your introduction, dont forget to blend the keywords inside it ^_^ 

Contoh paling mudah, lihat bagaimana saya membuka artikel ini dengan menyebutkan “manfaat” sekaligus mencantumkan kata kuncinya disana.

Apabila masih bingung, silahkan pahami kembali jika sebuah konten tidak dibuat untuk semua orang. Pelajari target pembacanya dan ketahui apa yang ingin mereka baca. Dengan demikian Anda akan menemukan seluruh hal yang dibutuhkan untuk menghadirkan introduksi.

BODYTEXT

Selanjutnya, uraikan hal yang sudah diterangkan pada introduksi menjadi konten yang lebih panjang, detail, terstruktur dan jelas.

Pusatkan perhatian pada pembaca dan (sekali lagi) hindari penggunaan jargon yang tidak perlu apalagi informasi yang tidak relevan dalam konten karena orang yang datang dari mesin pencari punya niat untuk menemukan jawaban mereka, bukan untuk membaca bualanmu.

Tips untuk membuat bodytext konten yang baik untuk SEO:

  • Praktis, paragraph pendek-pendek, mudah dibaca, relevan, dapat dipercaya.
  • Terstruktur dengan penggunaan bullet, subheader, bold text, nomor-nomor dan point-point.
  • Sisipkan gambar. Cek tipsnya disini.

ENDING

Pada bagian ini, Anda dapat memetik kesimpulan atau penegasan kembali dari tujuan artikel dibuat bagi para pembaca.

Anda juga dapat mengarahkan pembaca kepada beragam aksi yang Anda inginkan, seperti berbelanja, menuju link berikutnya, share, komen, like dan lain sebagainya.

Pastikan sebuah instruksi yang jelas dan mudah dilakukan untuk meningkatkan engagement pada CTA yang Anda miliki.

Spesifikasi Teknis Konten Berkualitas

  • Panjang artikel sebaiknya minimal 400 kata. Idealnya >1000 kata selama tidak diisi dengan repetisi, jargon, informasi tidak relevan atau teks yang super membosankan.
  • Bagian introduksi berisi maksimal 50 kata.
  • Panjang setiap paragraph ideal berisi antara 6-70 kata. JIka kurang atau lebih, pastikan tidak terlampau jauh.
  • Sisipkan interlinking, yaitu link kepada post lain yang relevan di dalam blog Anda. Minimal 1 buah.
  • Berikan outlink kepada high-authority blog (jika perlu atau jika Anda mengutip) untuk mempermudah Google mengenali tentang apa isi dari konten yang Anda buat.
  • Minimalisir typo serta hindari penggunaan tanda baca dan penerapan EYD (juga grammar) yang ngaco bin kacau.

Konsistensi Update Konten

Google senantiasa melakukan update pada SERP dan cenderung memberikan prioritas tak hanya kepada yang punya kualitas baik, tetapi juga yang fresh. Untuk alasan ini, kita harus senantiasa menambahkan konten ke dalam website secara berkala. Baik berupa konten baru, maupun update dari konten lama (juga reproduksi).

Idealnya, update minimal 1 minggu 1 x untuk merefresh Google Bot serta menambahkan index di Google dan menghindari “thin” website yang jadi musuh Google Panda 4.1.

BETTER THAN COMPETITORS

Kabar baiknya, Anda tidak harus berpikir terlalu keras untuk dapat membuat konten yang baik. Sebab SEO bertumpu pada demand pencarian yang sudah ada, bukan menciptakan tren baru.

Maka secara mudah Anda bisa melihat konten untuk kata kunci yang Anda pilih di urutan 5 teratas pada SERP, mencari kelemahan mereka dan membuat konten yang lebih baik daripada itu.

Dan Anda pasti bisa.

Kelemahan itu biasanya akan terlihat langsung secara kasat mata atau ketika dipertimbangkan dalam butir-butir yang sudah kita bahas sebelumnya diatas.

Jika masih kesulitan, kemungkinan besar riset kata kunci Anda masih belum benar. Padahal itu adalah setengah pekerjaan dari SEO.

Karena beginilah aturan mainnya:

  1. Kata kunci harus selalu benar.
  2. Jika kata kunci salah, lihat aturan 1

Dan kata kunci yang bersahabat tentu saja akan selalu menyisakan ruang-ruang penenggelaman di pejwan.

 

telegram

Semoga bermanfaat,
RA

About the author

Rianto Astono

an author, book obsessive, writing enthusiast, associate, blogger. Internet marketer since 2004.

Get in touch

Please send your email directly to rianto@gaptex.com or follow me via social channels below:

Hi!

Mau dapat strategi marketing online terbaru?

Pasti mau!

Saya sudah jago

Pebisnis Online!

Dapatkan artikel seputar bisnis online langsung ke email Anda. GRATIS.

Masukkan Email Anda

Terima Kasih

Email Anda berhasil didaftarkan