Review WhatsApp Business (App)

Untuk menerka kemana WhatsApp akan dibawa, kita dapat melakukan peneropongan melalui sang induk semang, Facebook.

Sebab kita tahu, semenjak dicaplok Facebook senilai $19,000,000,000 pada 2014 silam, hingga saat ini WhatsApp belum melakukan monetisasi apa pun. Dihapusnya biaya berlangganan $1 menjadi 100% gratis pun lantas menolkan seluruh pendapatan yang selama ini diperolehnya.

Tentu kurang masuk akal jika Facebook terus membiarkan WhatsApp begitu-begitu saja: konsisten memperbaharui fiturnya dan membayar ongkos yang tak murah untuk operasional penggunaan oleh lebih 1 milyar orang di seluruh dunia, tanpa melakukan apa pun.

Tapi sebelum kita selesai berpikir tentang langkah atau strategi apa yang akan diusung, WhatsApp ternyata telah memulainya dengan WhatsApp Business.

Dari namanya, kita seakan nostalgia dengan Facebook Business yang jadi platform untuk Facebook Ads yang kita kenal sekarang atau Instagram Business yang sejak diperkenalkan secara resmi 2016 lalu telah membuat puluhan juta akun Instagram bermigrasi. Dan sudah barang tentu, Instagram Business merupakan pintu masuk periklanan di Instagram via platform Facebook.

Lalu bagaimana dengan WhatsApp Business? Memang masih telor (bahkan belum dirilis secara resmi), tapi arahnya sudah ketahuan banget, persis seperti Nasdem atau Perindo yang kita tahu pasti akan jadi partai politik ketika pertama kali dideklarasikan dan begitulah jadinya sekarang ^_^

Review WhatsApp Business (App)

Tidak semua pengguna (di Android maupun iOS) mendapatkan akses untuk icip-icip WhatsApp Business App di perangkat mereka. Namun tidak sedikit pula yang sudah kebagian.

Jika belum mengetahui atau memilikinya, Anda dapat mencari melalui PlayStore atau AppStore kata kunci “WhatsApp Business” untuk menemukan logo khas WhatsApp tetapi dengan huruf B besar di tengah yang artinya pasti bukan babon atau bebek, melainkan Business ^_^

Disebutkan, WhatsApp Business akan merepresentasikan bisnis di WhatsApp, membuat komunikasi lebih efisien dengan customer dan membantu menumbuhkan bisnismu.

Berikut fitur yang tersedia saat ini:

  • BUSINESS PROFILE : membuat profile bisnis yang dapat membuat data seperti website, lokasi dan informasi kontak.

 

  • BUSINESS MESSAGING TOOLS: fungsi autoreply greeting message untuk customer yang baru pertama kali mengontak, membuat keyboard shortcuts untuk template pesan yang sering dikirimkan, menjawab dengan Away messages pada jam ketika Anda tidak aktif.

 

  • LANDLINE/FIXED NUMBER SUPPORT: WhatsApp business dapat digunakan pada nomor telpon fixed (kantor, rumah), dimana proses verifikasi dilakukan dengan “Call me”, bukan via sms seperti biasanya.
  • RUN BOTH WHATSAPP MESSENGER AND WHATSAPP BUSINESS: dapat digunakan bersama-sama WA biasa tetapi harus menggunakan nomor yang berbeda.

Harus Coba?

Jika Anda menggunakan WA untuk kebutuhan bisnis, Anda dapat mencoba app ini meski perlu digarisbawahi jika ini merupakan unreleased app yang mungkin saja belum stabil dengan berbagai bugs dan kekurangannya.

Satu hal yang pasti, kita semua sudah melihat tanda-tanda bagaimana WhatsApp segera dibawa oleh Facebook untuk mendukung aktivitas bisnis di masa mendatang.

Dan untuk itulah, Anda harus bersiap. Sebab saya pun telah bersiap untuk terus memperbaharui fitur yang ada di Klikto.chat, sebuah tools untuk kebutuhan WhatsApp marketing yang wajib Anda miliki sekarang juga.

Apa soal? Dalam waktu beberapa hari lagi penjualan akan ditutup dan kesempatan untuk memiliknya melayang begitu saja.

Cek sekarang juga dan pastikan tools ini menjadi milik Anda : https://klikto.chat

 

telegram

Semoga bermanfaat,
RA

Recent Posts

Categories

Written by:

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven + seven =