8 Comments

  1. Eric
    February 8, 2018
    Reply

    Makasih mas completely, hanya saja saya penasaran, mengapa tidak melanjutkan contoh keyword nasi goreng sampai akhir pengambilan keputusan, kok tiba2 ditengah jadi forex, walaupun memang pada akhirnya setiap pengambilan keputusan masing2 akan menentukan mau membidik nasi goreng yang mana, gitusih cikgu, makasih

    • Rianto Astono
      March 19, 2018
      Reply

      😉

  2. Admin
    February 9, 2018
    Reply

    Wah lengkap, makasih suhu

  3. maratun
    February 10, 2018
    Reply

    apakah baik penulisan kw di incoming search terms pada akhir konter?

    • Rianto Astono
      February 14, 2018
      Reply

      tidak baik karena footprint

  4. hammer
    February 19, 2018
    Reply

    pak rianto bagaimana cara mencari backlink yang berkualitas lengkap dan komplit?
    entah itu blog, gov, edo dst…. sebelumnya termiakasih.

    • Rianto Astono
      March 19, 2018
      Reply

      backlink edu, gov dll itu sudah tidak direkomendasikan lagi di SEO masa kini. Pembahasan lengkap ada di buku saya http://www.thebookofseo.id

  5. Iyus Suherlan
    May 14, 2018
    Reply

    Bahkan pada urutan 4, kita dapat melihat sebuah web gratisan (wordpress) yang merupakan target untuk ‘ditenggelamkan’. Selain wordpress, kita juga dapat ‘menenggelamkan’ web gratisan lainnya seperti blogspot, tumblr, dan sejenisnya. Semuanya, model begini masuk dalam kategori “easy to outrank”.

    Rencananya saya mau bikin web gratisan untuk menjual satu produk, tapi setelah baca tulisan Pak Rianto di bagian ini saya jadi ragu. Takutnya nanti kalah sama web-web berbayar.

    Apa memang web gratisan itu lebih mudah untuk “ditenggelamkan” (meskipun SEO onpage & offpagenya duah optimal), Kalau iya, apa penyebabnya Pak?

    Ini untuk pertimbangan saya nantinya apakah pakai web gratisan / berbayar.

    Terimaksih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × four =